Si Tata dan Si Krama

Si Tata dan Si Krama

Agak nyeleneh sih judul artikelnya,namun dalam khasanah sastrasukasuka tdk ada kamus nyeleneh. Semua tergantung dr berbagai sudut pandang. Dibawa enjoy saja. 


sastrasukasuka


Dimana terakhir kita mempelajari tentang norma,dan tata krama ? Mungkin sebagian besar sepakat terakhir mempelajarinya di masa sekolah dalam pelajaran PPKn. 

Secara bahasa Tata krama atau adat sopan santun atau yang biasa disebut etiket telah menjadi bahan dalam hidup kita, ia telah menjadi persyaratan dalam hidup sehari-hari, malahan menjadi meningkat dan sangat berperan untuk memudahkan manusia diterima di masyarakatnya.Namun dalam pengaplikasiannya? Kadang kita sudah lupa seiring dengan derasnya arus budaya asing yang diselipkan dalam berbagai media termasuk dalam gawai atau gadget. 

Selamat pagi,sudahkah kawan pagi ini ngopi? Santailah sejenak,saya akan bercerita tentang itu semua dr sudut yang santai. 

Hari itu sore sudah gelap gulita, tak lama lagi hujan besar pasti akan turun. Udara dingin sudah mulai menusuk walau AC dalam ruangan sudah dimatikan. Karena fokus dengan hal lain saya tidak memperhatikan ada beberapa orang yang sedang berbincang di pojokan lobby sebuah perkantoran. 

Setelah beberapa orang tadi berdiri barulah saya tahu karena beliau memakai seragam instansi, tak perlu didetailkan. Orang itu tegak dan separuh baya. Beliau menghampiri petugas kebersihan perkantoran tersebut. Terdengar jelas orang tersebut memanggil nama lalu pergi berlalu. Keluar perkantoran tersebut 

Saya yang tak faham lalu kembali kepada aktivitas semula. Sang petugas kebersihan itu lalu kembali ke arah dia datang. Tak jauh dari tempatku duduk, sang petugas kebersihan itu tadi berpapasan dengan sesama rekannya ; Petuga kebersihan pula. 

" Siapa itu? " Tanya sang kawan. " Cari bos, tapi kok ga sopan ya panggil nama, apa susahnya pake embel2 Bapak". 

Saya yang persis disebelahnya jadi tahu permasalahannya. Orang tegak berseragam tadi, sebut saja si mawar yang kini jadi pembicaraan kedua petugas kebersihan itu. Nama gaulnya Cleaning service. 

Sah sah saja..toh yang dibicarakan itu adalah bos petugas kebersihan,bukan mereka. Namun ada pelajaran yang bisa kita petik dari peristiwa tersebut. 


1. Dengan menghormati orang lain tak akan mengurangi kadar kewibawaan anda. 
2. Dengan menghargai orang lain tidak akan melunturkan wibawa anda. 


Ini adalah timur bukan barat. Dimana aspek tata krama atau sopan santun adalah sesuatu yang dijunjung tinggi, diwariskan dari tiap generasi ke generasi dibawahnya. Bahkan sopan santun orang timur sudah diakui dan terkenal hingga kemana - mana. 

Seorang jendral besar dikagumi lawan2nya bukan karena kegarangannya kesetiap orang, namun karena kesantunannya terhadap sesama. Kalau pada hakikatnya kita tercipta dari tanah,mengapa harus bersikap seperti angkasa. 

Selamat ngopi. Salam nyeleneh cerita ngawur dari negeri nan jauh dimata.

You may like these posts